Berhenti merokok memang tidak mudah, namun Anda tidak perlu berjuang sendiri.
Kecanduan nikotin bukan sekadar kebiasaan, melainkan kondisi ketergantungan zat yang memengaruhi fisik dan psikologis. Proses melepaskan diri dari rokok sering kali memicu gejala withdrawal (sakau nikotin) seperti mudah marah, gelisah, sulit konsentrasi, hingga pusing. Hal inilah yang membuat banyak orang berulang kali gagal saat mencoba berhenti secara mandiri tanpa arahan yang tepat.
Untuk mendukung komitmen hidup lebih sehat, Layanan Upaya Berhenti Merokok (UBM) di puskesmas hadir memberikan konseling dan pendampingan medis untuk Anda:
- Konseling Mandiri & Disesuaikan: Petugas kesehatan akan membantu memetakan tingkat kecanduan nikotin Anda, mengidentifikasi pemicu kebiasaan merokok, dan merancang strategi pelan-pelan tapi pasti sesuai kondisi Anda.
- Pendampingan Medis & Terapi: Dapatkan evaluasi kesehatan pernapasan serta saran medis untuk mengelola efek samping fisik atau gejala putus nikotin selama proses berhenti.
- Dukungan Psikologis & Evaluasi Berkala: Anda akan mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan melalui sesi kontrol rutin untuk menjaga motivasi, mencegah kambuh (relapse), dan memantau kemajuan kesehatan paru Anda.
- Lingkungan Bebas Judgement: Layanan UBM dirancang sebagai ruang aman dan ramah bagi siapa saja yang memiliki niat untuk berubah, tanpa ada rasa takut dihakimi.